03
Jan
09

MASA NIFAS (PUERPERIUM)

ü  Definisi Puerperium

Puerperium adalah masa sesudah persalinan yang diperlukan untuk pulihnya kembali alat kandungan yang lamanya 6 minggu

ü  Aspek Klinis & Fisiologis Masa Nifas :

Perubahan pada Uterus

¯  Involusi Rahim :

Setelah placenta lahir uterus merupakan alat yang keras, karena kontraksi dan retraksi otot-ototnya.

§      Fundus Uteri         : ± 3 jari di bawah pusat

§      Berat                     : 1000 Gram (Post partum)

                                      500 Gram (± 1 minggu Post partum)

                                      50 Gram (akhir masa nifas)

¯  Involusi karena :

§      Sel menjadi lebih kecil (cytoplasma) yang berlebihan dibuang

§      Autolysis

Dimana zat protein dinding rahim dipecah, diabsorpsi dan kemudian dibuang dengan air kencing ditunjukan dengan ditemukannya kadar nitrogen dalam air kencing yang sangat tinggi.

¯  Involusi tempat implantasi placenta :

§      Post partum merupakan luka ± sebesar telapak tangan
Setelah persalinan, tempat placenta merupakan tempay dengan permukaan kasar, tidak rata dan kira-kira sebesar telapak tangan.Dengan cepat luka ini mengecil, pada akhir minggu ke-2 hanya sebesar 3-4 cm dan pada akhir nifas 1-2 cm.

§      Proses penyembuhan tanpa parut,

Pada permulaan nifas bekas placenta mengandung banyak pembuluh darah besar yang tersumbat oleh thrombus. Biasanya luka yang demikan sembuh dengan cara yang luar biasa ialah dilepaskan dari dasarnya dengan pertumbuhan  baru endometrium baru dibawah permukaan luka. Endometrium ini tumbuh dari pinggir luka dan juga dari sisa-sisa kelenjar pada dasar luka.

¯  Pembuluh darah rahim
         Dalam kehamilan, uterus mempunyai banyak pembuluh darah yang besar, tetapi karena setelah persalinan tidak diperlukan lagi peredaran darah yang banyak, maka arteri mengecil lagi pada masa nifas.

¯  Perubahan pada serviks dan vagina

§      Ostium Externum lebih besar

Beberapa hari stelah persalinan, Ostium Externum dapat dilaluioleh 2 jari, pinggir-pinggirnya tidak rata tetapi retak-retak karena robekan dalam persalinan. Pada akhir minggu pertama hanya dapat dilalui oleh 1 jari saja, dan lingkaran retraksi berhubungan dengan bagian atas dari canalis cervicalis

§      Rugae vagina terbentuk lagi ± minggu ke 3 PP

¯  Dinding Perut

Setelah persalinan dinding perut longgar karena diregang sangat lama, tetapi biasanya pulih kembali dalam ± 6 minggu.

¯  Traktus Urinarius

§      Oedema Trigonum → Retentio urine

Dinding kandung kencing memperlihatkan oedema dan hyperaemia. Kadang-kadang oedemadari trigonum, menimbulkan obstruksi dari utethra sehingga terjadi retentiop urinae

§      Vesica Urinaria :

·    Kurang sensitif

·    Kapasitas bertambah

Kandung kencing dalam puerperium kurang sensitiv dan kapasitasnya bertambah sehingga kandung kencing penuh atau sesudah kencing masih tinggal urine residual. Sisa urin dan trauma pada dinding kandung kencing waktu persalinan memudahkan terjadinya infeksi.

¯  Laktasi

      Keadaan buah dada pada 2 hari pertama nifas sama dengan keadaan dalam kehamilan. Pada waktu ini buah dada belum mengandung susu, melainkan kolostrum yang dapat dikeluarkan dengan memijat oerola mammae.

§      Kolostrum adalah cairan berwarna kuning tua  seperti jeruk nipis yang    disekresi  payudara pada awal masa nifas

§      Kolostrum lebih banyak mengandung protein dan mineral tapi lebih   sedikit mengandung gula dan lemak daripada ASI

§      Cairan kolostrum terdiri dari albumin, yang membeku kalau dipanaskan.

§      Kolostrum mengandung euglobulin yang mengandung antibodi sehaingga menambah kekebalan tubuh bayi.

¯  Sebab-sebab  laktasi :

§      Estrogen dan progesteron dari plasenta merangsang pertumbuhan kelenjar-kelenjar susu, sedangkan progesteron merangsang pertumbuhan saluran kelenjar. Kedua hormon ini menghambat  LTH (Prolactin). Setelah plasenta lahir, maka LTH dengan bebas merangsang laktasi.

§      Lobus posterior hypohyse mengeluarkan oxytocin yang merangsang pengeluaran air susu. Pengeluaran air susu adalah refleks yang ditimbulkan oleh rangsangan penghisapan putting susu oleh bayi. Rangsangan ini menuju ke hypohyse  dan menghasilkan oxytocin yang menyebabkkan buah dada  mengeluarkan air susunya.

¯  Hari ke 3 post partum :

Mammae besar, keras,nyeri. Ini menandai permulaan sekresi air susu.

§      Kondisi – kondisi  ibu dilarang menyusui anaknya:

·         Mastitis purulenta

·         Penyakit menular

·         Keadaan umum ibu kurang baik

·         Bayi prematur/ sakit keras

¯  His pengiring (royan)

§      Kontraksi & relaksasi rahim

§      Umum multipara

¯  Lochia

§      Cairan yang keluar dari vagina pada awal masa nifas

§      Merupakan sekret luka, yang berasal dari luka dalam rahim terutama luka placenta.

§      Lochia
      1). Rubra (berupa darah)         : 3-4 hari
      2). Serosa (darah encer)          : Sampai hari ke 10
      3) Alba (cairan putih)              : Setelah hari ke10  ± sampai 2-4 mg

¯  Perawatan dalam nifas

§      kala IV : 1 jam pertama post partum. Pemeriksaan placenta supaya tidak ada bagian-bagian placenta yang tertinggal

·    Pengawasan tingginya fundus uteri

·    Pengawasan perdarahan dari vagina

·    Pengawasan konsistensi rahim

·    Pengawasan keadaan umum ibu

§      Early Ambulation

Early Ambulation adalah kebijaksanaan untuk selekas mungkin membimbing pasien keluar dari tempat tidurnya dan membimbing selekas mungkin berjalan.

§      Diet

Diet harus sangat mendapat perhatian dalam masa nifas karena makanan yang baik mempercepat penyembuhan ibu, Selain itu makanan ibu sangat mempengaruhi susunan air susu.

§      Suhu

Harus diawasi terutama dalam minggu pertama dari masa nifas karena kenaikan suhu adalah tanda pertama infeksi.

§      Mictie

Pasien dianjurkan untuk buang air kencing 6 jam postpartum.

§      Defecatio

Jika pasien hari ketiga belum juga buang air besar, mak diberi clysma air sabun atau glycerine.

§      Puting susu

Puting susu harus diperhatikan kebersihannya dan rhagde (luka pecah) harus segera diobati karena kerusakan putting susu dapat menyebabkan mastitis

§      Haid

Bagi ibu yang tidak menyusui anaknya, maka haid akan datang lebih cepat dari pada ibu yan menyusukan anaknya. Ibu yang tidak menyusukan anaknya biasanya haid datang 8 minggu postpartum, sedangakan ibu yang menyusui anaknya biasanya haid datang pada bulan ke-4 postpartum.

§       Keluarga Berencana

Masa postpartum merupakan saat yang paling baik untuk menawarkan kontrasepsi karena pada masa ini pasangan suami istri mempunyai motivasi tinggi untuk menunda kehamilan. Pil dapat mempengaruhi sekresi air susu, biasanya ditawarkan IUD, injeksi atau sterilisasi.

About these ads

0 Responses to “MASA NIFAS (PUERPERIUM)”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Dukungan KONTES SEO Joko Susilo

Arsip Penyimpanan

Total Pengunjung Blog Ini :

  • 291,347 hits

RSS Dukungan Kontes SEO-Joko Susilo

  • NUTRISI UNTUK PENYEMBUHAN LUKA Juli 21, 2013
    A.  PengertianNutrisi adalah makanan yang mengandung cukup nilai gizi dan tenaga untuk perkembangan, dan pemeliharaan kesehatan secara optimal.B.  Alasan nutrisi dibutuhkan untuk proses penyembuhan lukaDalam keadaan luka, maka jaringan tubuh terganggu keutuhannya dan memerlukan nutrisi yang cukup untuk bisa memperbaiki jaringan- jaringan yang rusak tersebut. […]
    noreply@blogger.com (Revolusi Pendidikan)
Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: