03
Jan
09

Contoh Askep Luka Bakar

1.           Data

Data Subjektif : -

Data Objektif  :

v  Sensitivitas terhadap nyeri

v  Penurunan kemampuan fungsi tubuh

 

Etiologi:

Adanya stimulus nyeri merangsang susunan saraf otonom mengaktifkan norephineprin merangsang saraf simpatis mengaktifasi RAS mengaktifasi kerja organ menurunkan REM pasien terjaga

 

Masalah :

Kurang tidur berhubungan dengan rasa sakit yang dirasakan saat tidur.

 

NOC (Tujuan) :

v  Pemulihan energi saat tidur

v  Perasaan segar setelah tidur

v  Tidak ada gangguan pada jumlah jam tidur

v  Tidak ada gangguan pada pola, kualitas, dan rutinitas tidur

 

NIC ( Intervensi ) :

v  Monitor pola tidur pasien dan catat hubungan faktor- faktor fisik ( nyeri / ketidaknyamanan)

v  Jelaskan pentingnya tidur yang adekuat selama sakit

v  Bantu pasien untuk mengidentifikasi faktor- faktor yang menyebabkan kurang tidur

v  Fasilitasi untuk mempertahankan rutinitas waktu untuk tidur pasien atau keperluan sebelum tidur, serta benda- benda familiar

v  Memonitor TTV (tanda- tanda vital) untuk melihat pemulihan energi

v  Membatasi pengunjung

 

  1. Data

Data Subjektif :  -

Data Objektif           :

v  HB          : 10,2 Gr/dl

v  Leukosit : 13000

v  Suhu       : 37,8 ’C

v  Albumin : 1,9 ( Imunosupresan )

v  Tidak adekuat pertahanan tubuh primer ( kulit tidak utuh, trauma jaringan )

 

 

 

 

 

Etiologi :

Luka bakar kehilangan barier kulit problem thermoregulasi Netrofil terjebak di zona statis jika invasi mikroorganisme patogen resiko infeksi

 

Masalah :

Resiko infeksi berhubungan dengan peningkatan resiko masuknya  organisme patogen

 

NOC ( Tujuan) :

v  Terbebas dari tanda dan gejala infeksi

v  Mengubah gaya hidup untuk mengurangi resiko

v  Menunjukan hygine pribadi yang adekuat

 

NIC ( Intervensi ) :

v  Monitor tanda dan gejala infeksi

v  Monitor hasil laboratorium ( Albumin, HB, Leukosit )

v  Instruksikan untuk menjaga hygine pribadi untuk melindungi tubuh terhadap infeksi

v  Ajarkan pasien dan keluarganya akan tanda dan gejala infeksi dan kapan harus melaporkannya ke pusat kesehatan

v  Berikan terafi antibiotik ( Amicasin )

 

  1. Data

Data Subjektif : -

Data Objektif  :

v  TD             : 140/90 mmHg

v  Nadi          : 100 kali/menit

v  Respirasi   : 26 kali/menit

v  Perubahan dalam nafsu makan

v  Gangguan tidur

 

Etiologi :

Luka bakar kerusakan jaringan pelepasan histamin, bradikinin, serotinin, dan prostaglandin  merangsang serabut saraf afferen dan saraf- saraf nyeri medula spinalis Neospinothalamus Cortex Cerebri nyeri dipersepsikan

 

Masalah :

Nyeri akut berhubungan dengan agen injury fisik

 

            NOC ( Tujuan ) :

v  Perubahan dalam kecepatan pernapasan, denyut jantung atau TD

v  Mengenali faktor penyebab dan menggunakan tindakan untuk mencegah nyeri

v  Menunjukan teknik relaksasi secara individu yang efektif untuk mencapai kenyamanan

 

 

NIC ( Intervensi ) :

v  Lakukan pengkajian nyeri yang komprehensif meliputi lokasi, karakteristik, awitan/ durasi, frekuensi, kualitas, intensitas, atau keparahan nyeri, dan faktor prespitasinya.

v  Berikan informasi tentang nyeri, seperti penyebab nyeri, seberapa lama akan berlangsung, dll

v  Ajarkan penggunaan teknik nonfarmakolgi, misalnya : relaksasi, imajinasi terbimbing, terapi musik, distraksi, hipnosis, dll

v  Kendalikan faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi respon pasien terhadap ketidaknyamanan

v  Kolaborasi dengan dokter untuk pemberian terafi analgetik ( Tramadol )

 

  1. Data

Data Subjektif : -

Data Objektif  :

v  TD : 140/90 mmHg

v  Albumin : 1,9

v  Mual

v  Penurunan Berat badan

v  Tidak napsu makan

 

Etiologi :

Adanya stressor nyeri merangsang saraf simpatis menekan saraf parasimpatis

peristaltik usus menurun efek lambung menurun merangsang reflek vagal merangsang vomiting centre mual

 

Masalah :

Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan adanya mual

 

NOC ( Tujuan ) :

v  Menyatakan keinginan untuk diet (makanan, TKTP )

v  Mempertahankan masa tubuh dan BB dalam batas normal

BMI normal : 20 – 25

v  Nilai laboratorium (misalnya : transferin, albumin, dan elektrolit ) dalam batas normal

 

NIC ( Intervensi ) :

v  Monitor kandungan nutrisi dan kalori pada catatan asupan

v  Berikan informasi yang tepat tentang kebutuhan nutrisi dan bagaimana memenuhinya

v  Monitor adanya peningkatan atau penurunan BB

v  Ketahui makanan kesukaan pasien selama tidak ada kontraindikasi

v  Kolaborasi dengan ahli gizi untuk pemberian diet TKTP ( Tinggi kalori tinggi protein )

v  Kolaborasi dengan dokter untuk pemberian terafi antiemetik ( Ranitidin )

 

 

 

About these ads

0 Responses to “Contoh Askep Luka Bakar”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Dukungan KONTES SEO Joko Susilo

Arsip Penyimpanan

Total Pengunjung Blog Ini :

  • 284,817 hits

RSS Dukungan Kontes SEO-Joko Susilo

  • NUTRISI UNTUK PENYEMBUHAN LUKA Juli 21, 2013
    A.  PengertianNutrisi adalah makanan yang mengandung cukup nilai gizi dan tenaga untuk perkembangan, dan pemeliharaan kesehatan secara optimal.B.  Alasan nutrisi dibutuhkan untuk proses penyembuhan lukaDalam keadaan luka, maka jaringan tubuh terganggu keutuhannya dan memerlukan nutrisi yang cukup untuk bisa memperbaiki jaringan- jaringan yang rusak tersebut. […]
    noreply@blogger.com (Revolusi Pendidikan)
Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: